mungkin gila
Mata-mata itu memandangku
sebagian tersenyum
sebagian mengernyitkan dahi
sebagian lagi kosong, entah
Mata-mata itu memandangku
dengan aroma dingin
secerca harapan
dan bisikan dugaan, entah
Aku baru tersadar
aku berada ditempat yang tidak aku kenal
lalu ada kamu
Aku baru tersadar bahwa aku terbangun
pipiku basah
rambut tak beraturan
seperti sudah lama tidak mengurus diri
Ada apa sebenarnya?
siapa aku
kenapa ada kamu, lalu kamu siapa
terdengar tawa kecil dan kemudian menjadi sangat mengerikan.
tunggu, mungkin aku gila.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar